JIAT Masuk Desa Ujumbou, Petani Optimis Produktivitas Meningkat

 


Donggala.Rekan Rakyat, - Desa Ujumbou Kecamatan Sirenja menjadi salah satu penerima Program Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 2 Tahun 2025 yang difokuskan untuk mendukung swasembada pangan nasional dan menjamin ketersediaan air berkelanjutan bagi sektor pertanian dan perkebunan.

Melalui program tersebut, pemerintah membangun Jaringan Irigasi Air Tanah (JIAT) yang bertujuan memastikan suplai air tetap stabil, termasuk saat musim kemarau panjang, sehingga produktivitas lahan pertanian dan perkebunan masyarakat meningkat. 

Pembangunan JIAT ini merupakan proyek APBN Tahun 2025 yang dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu. Proyek tersebut tersebar di beberapa kabupaten.

Kepala Desa Ujumbou Moh, Zain, Dg, Matata mengungkapkan rasa syukur dengan adanya proyek pembangunan jaringan irigasi air tanah di wilayahnya.

"kami sangat bersyukur adanya JIAT ini, karena tidak lagi bergantung dengan musim hujan dan masyarakat yang memiliki lahan persawahan merasa senang dengan bantuan pemerintah pusat," terang Moh. Zain saat dihubungi media Sabtu (7/2).

Menurut Zain, lahan sekitar 80 hektar ini diharapkan dapat sepenuhnya berfungsi kembali untuk diairi ke persawahan maupun perkebunan warga di beberapa dusun.

Sementara itu mantan kepala BPP Sirenja Imran, SP mengatakan adanya bantuan JIAT tersebut tentu sangat membantu petani, bahkan saat ini sudah terus menerus melakukan penanaman padi.