Pemdes Kabobona Siapkan Perdes Penertiban Ternak di Kawasan Waterboom


SIGI.Rekan Rakyat, — Pemerintah Desa Kabobona, Kec Dolo, tengah menyiapkan peraturan desa (Perdes) terkait penertiban ternak yang berkeliaran di kawasan waterboom. Langkah ini diambil setelah adanya koordinasi dengan Pemerintah Kabupaten Sigi dan dinas terkait mengenai penataan dan pemeliharaan kawasan wisata tersebut.

‎Kepala Desa Kabobona Anwar menjelaskan bahwa persoalan ternak yang berkeliaran di sekitar waterboom menjadi perhatian pemerintah desa karena berpotensi mengganggu kenyamanan dan estetika kawasan.

‎“Pemerintah desa sudah melakukan koordinasi dengan pemerintah Daerah, khususnya dinas terkait, mengenai pemeliharaan waterboom yang ada sekarang ini. Salah satu yang kami sampaikan adalah perlunya penertiban ternak di kawasan tersebut,” ujarnya.Selasa 10/02/2025.

‎Menurutnya, pemerintah desa saat ini sedang mengambil langkah awal dengan menyusun aturan yang mengatur persoalan ternak. Regulasi tersebut nantinya akan dirumuskan melalui pembahasan bersama dalam forum desa.

‎“Kami sementara melangkah untuk membuat aturan yang berkaitan dengan masalah ternak. Untuk sanksinya, itu akan dibahas di forum terlebih dahulu sebelum ditetapkan,” katanya.

‎Ia menambahkan, sanksi yang akan diatur dalam Perdes nantinya mencakup aspek administratif, namun besaran dan bentuknya masih menunggu keputusan bersama.

‎“Yang jelas, aturan ini akan memuat sanksi bagi pelanggar, tetapi mekanismenya masih dalam proses pembahasan,” lanjutnya.

‎Terkait sosialisasi aturan, Kepala Desa Kabobona mengatakan bahwa hingga kini Perdes belum ditetapkan secara resmi. Namun, pemerintah desa berkomitmen untuk menyampaikan secara terbuka kepada masyarakat setelah regulasi tersebut disahkan.

‎“Untuk sekarang memang belum ada aturan yang resmi, tetapi ke depan kami akan sampaikan secara terbuka kepada masyarakat,” pungkasnya.

‎Sementara itu, pemerintah Daerah melalui dinas terkait disebut telah melakukan pemeliharaan terhadap fasilitas waterboom serta penataan lingkungan, termasuk penanaman bunga di kawasan tersebut. 

‎"Saat ini, kawasan waterboom juga tengah ditata kembali agar lebih tertib dan representatif sebagai ruang publik dan destinasi wisata,"tutupnya.