Sigi.Rekan Rakyat,- Desa Jono Jinji di Kecamatan Dolo Selatan, Kabupaten Sigi, menerima program peningkatan dan rehabilitasi jaringan kewenangan daerah melalui Instruksi Presiden (Inpres) Tahap III.
Program yang bersumber dari APBN 2025 ini dilaksanakan oleh Balai Wilayah Sungai (BWS) Sulawesi III Palu dan dikerjakan oleh PT Nindya Karya (NK). Kegiatan difokuskan pada perbaikan saluran irigasi persawahan serta pembangunan jalan inspeksi guna mendukung akses petani dan swasembada pangan nasional.
Kepala Desa Jono Jinji, Hezfrianto, mengatakan program tersebut menjadi angin segar bagi pemerintah desa dan masyarakat karena menjawab persoalan lama yang sebelumnya baru direncanakan pada tahun 2026.
“Ini menjadi bentuk kesyukuran kami. Sebelumnya pembangunan talud dan drainase baru masuk perencanaan 2026. Namun dengan adanya Inpres ini, kami melakukan penyesuaian rencana kerja desa karena dampaknya sangat langsung ke masyarakat,” ujar Hezfrianto, Minggu (8/2/2026).
Ia menjelaskan, selama ini kawasan permukiman warga di sisi jalan poros kerap terdampak genangan air saat musim hujan akibat tidak adanya saluran drainase yang memadai.
“Ketika hujan, air meluap hingga ke pemukiman warga karena tidak ada drainase. Sekarang persoalan itu mulai teratasi,” katanya.
Selain mengurangi risiko banjir, rehabilitasi irigasi juga membuka peluang pemanfaatan lahan pertanian yang sebelumnya tidak tergarap.
“Ada puluhan hektar lahan yang selama ini menganggur karena minim saluran irigasi. Dengan rehabilitasi di beberapa titik, baik di sepanjang jalan poros maupun menuju area persawahan, petani bisa kembali mengolah lahannya,” tambahnya.
Untuk menunjang distribusi hasil pertanian, pemerintah juga membangun jalan inspeksi sepanjang 1.000 meter yang menghubungkan akses ke Dusun Satu, dengan rencana lanjutan ke Dusun Dua.
"Sejalan dengan kebijakan nawacita Presiden Prabowo di sektor pertanian, kami berharap manfaat program ini benar-benar dirasakan langsung oleh petani dan berdampak pada peningkatan ekonomi masyarakat,” tutupnya.
