‎Genangan Air di Jalan Trans Sulawesi Sioyong Dikeluhkan, Warga Soroti Ketiadaan Drainase

 

Kondisi jalan desa sioyong kec dampelas kab Donggala setelah hujan 

‎Donggala.Rekan Rakyat, – Warga dan pengendara yang melintasi Jalan Trans Sulawesi di area lapangan Desa Sioyong, Kecamatan Dampelas, mengeluhkan genangan air yang kerap merendam badan jalan. Kondisi ini terjadi akibat tidak tersedianya saluran drainase di titik rawan tersebut.

‎Salah seorang warga, Jumain, mengatakan air hampir selalu menggenang setiap kali hujan turun. Bahkan, genangan dapat mencapai panjang sekitar 100 meter dan bertahan dalam waktu lama.

‎“Kalau hujan satu hari saja, air bisa tergenang sampai satu minggu meski setelahnya panas. Apalagi kalau hujan lagi, volumenya semakin bertambah,” ujarnya, Kamis (30/4).

‎Untuk mencegah air masuk ke pekarangan rumah, warga terpaksa menimbun tanah di depan pagar. Namun, langkah tersebut dinilai hanya bersifat sementara dan belum menyentuh akar persoalan.

‎“Kami timbun depan pagar supaya lebih tinggi dari jalan, jadi air tidak masuk ke rumah,” tambah Jumain.

‎Ia menambahkan, kondisi ini telah berlangsung cukup lama, bahkan lebih dari 10 tahun tanpa penanganan signifikan. Setiap musim hujan, genangan kerap meluas hingga mendekati permukiman.

‎Menurutnya, salah satu penyebab utama adalah tidak adanya saluran pembuangan air di lokasi tersebut.

‎“Tidak ada got atau saluran pembuangan, jadi air tertahan di sini,” ungkapnya.

‎Keluhan serupa disampaikan pengguna jalan lainnya, Hedi. Ia mengaku harus mengurangi kecepatan saat melintas karena sebagian badan jalan tertutup air sehingga sulit melihat kondisi permukaan jalan.

‎“Kami harus pelan-pelan karena tidak terlihat mana jalan yang rusak atau berlubang. Ini berbahaya, apalagi pada malam hari dengan jarak pandang terbatas,” katanya.

‎Masyarakat berharap pemerintah melalui Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) segera melakukan penanganan, khususnya pembangunan sistem drainase yang memadai guna mengatasi genangan yang dinilai mengganggu aktivitas serta membahayakan keselamatan pengguna jalan.(*)Ir