PALU.Rekan Rakyat, – Wakil Ketua II DPRD Provinsi Sulawesi Tengah dari Partai Demokrat, Syarifudin Hafid menegaskan komitmennya dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan, khususnya bagi sekolah tingkat SMA dan SMK di Sulawesi Tengah.
Hal itu disampaikannya melalui media ini pada Senin (11/5/2026). Menurutnya, sektor pendidikan harus menjadi perhatian utama pemerintah apabila ingin daerah berkembang dan mampu bersaing di masa depan.
“Kalau daerah mau maju, maka pendidikannya harus bagus. Pendidikan ini harus jadi perhatian nomor satu, mulai dari SMA, SMK sampai perguruan tinggi,” ujar Syarifuddin.
Ia menjelaskan, salah satu fokus perjuangannya adalah mendorong sekolah-sekolah SMK memiliki fasilitas praktik yang lengkap agar para siswa dapat langsung siap kerja setelah lulus.
Menurutnya, konsep pendidikan vokasi yang diterapkan di sejumlah SMK di Jakarta patut menjadi contoh bagi daerah.
“Saya pernah studi banding di Jakarta. SMK di sana luar biasa, alat praktiknya lengkap sehingga siswa selesai sekolah langsung bisa bekerja,” katanya.
Bahkan, ia mengungkapkan beberapa sekolah di daerah telah mengusulkan pengadaan alat praktik seperti mini ekskavator untuk mendukung pembelajaran siswa jurusan teknik alat berat.
“Kalau anggarannya besar, kita ingin SMK seperti di Bungku itu punya alat ekskavator mini supaya siswa bisa langsung praktik,” jelasnya.
Meski demikian, untuk saat ini bantuan yang diberikan masih disesuaikan dengan kemampuan anggaran dan kebutuhan prioritas sekolah.
“Yang sekarang kita bantu semampunya dulu, seperti fasilitas dan sarana prasarana yang kurang di sekolah,” tambahnya.
Selain SMK, perhatian juga diberikan kepada SMA agar menjadi sekolah unggulan dengan fasilitas lengkap dan tenaga pengajar yang sejahtera.
Ia berharap lulusan SMA di Sulawesi Tengah nantinya mampu bersaing untuk masuk ke universitas-universitas terbaik di Indonesia.
“SMA dan SMK ini kita ingin jadi sekolah andalan. Gurunya sejahtera, fasilitas lengkap, sehingga anak-anak selesai sekolah bisa langsung kuliah dan bersaing dengan universitas terkenal,” tuturnya.
Syarifuddin juga mengungkapkan bahwa melalui pokok-pokok pikirannya (pokir) di DPRD, sejumlah bantuan pendidikan telah dititipkan melalui Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Tengah, termasuk bantuan fasilitas sekolah dengan nilai ratusan juta rupiah.
Menurutnya, dukungan terhadap sekolah-sekolah di daerah perlu terus dilakukan karena masih banyak kondisi bangunan dan fasilitas pendidikan yang membutuhkan perhatian serius.
Ia pun meminta media turut membantu mengangkat persoalan pendidikan di daerah agar menjadi perhatian pemerintah.
“Kalau ada SMA atau SMK yang rusak, teman-teman media bantu sampaikan dan diberitakan supaya jadi perhatian pemerintah,” ujarnya.
Dalam kesempatan itu, Syarifuddin juga mengapresiasi sejumlah anggota DPRD lainnya yang dinilai aktif membantu sektor pendidikan di berbagai wilayah di Sulawesi Tengah.
Ke depan, ia berharap pembiayaan pendidikan tingkat SMA dan SMK dapat melibatkan dukungan CSR perusahaan-perusahaan yang beroperasi di daerah.
“Cita-cita kita nanti pendidikan SMA-SMK bisa juga dibantu lewat CSR perusahaan supaya lebih maju lagi. Tapi sekarang kita perbaiki dulu sarana dan prasarananya agar lebih memadai,” pungkasnya.(*)Ir
