PALU.Rekan Rakyat,– Program revitalisasi satuan pendidikan melalui APBN Tahun Anggaran 2026 turut menyasar SLB Mekar Abadi Palu. Sekolah yang melayani siswa berkebutuhan khusus itu mendapat alokasi anggaran sekitar Rp1,5 miliar untuk peningkatan sarana dan prasarana pendidikan.
Kepala SLB Mekar Abadi Palu, Hariyadi Putra Lelana, mengatakan anggaran tersebut digunakan untuk menambah sejumlah fasilitas yang dibutuhkan sekolah. Pekerjaan meliputi pembangunan tiga ruang kelas baru (RKB), perpustakaan, ruang khusus, serta dua toilet.
“Pembangunan gedung tersebut dilengkapi dengan meubelernya. Selain itu, ada tambahan pembangunan pagar keliling sepanjang 230 meter,” ujar Hariyadi, Sabtu (12/9/2026).
Menurut Hariyadi, revitalisasi tersebut cukup membantu sekolah dalam memenuhi kebutuhan fasilitas pembelajaran. Pelaksanaannya juga mendapat dukungan dan fasilitasi dari Dinas Pendidikan Provinsi serta pihak-pihak yang terlibat dalam program tersebut.
Meski sejumlah kebutuhan mulai terpenuhi, pihak sekolah masih membutuhkan fasilitas lain yang berkaitan langsung dengan kebutuhan peserta didik berkebutuhan khusus.
“Semoga tahun depan bisa dapat lagi. Tentunya untuk kebutuhan pembelajaran, bukan hanya ruangan, tetapi juga alat bantu pendengaran untuk tunarungu, kursi roda, tongkat untuk tunanetra, tuna daksa, serta prasarana keterampilan lainnya,” katanya.
Hariyadi menilai, fasilitas pendukung tersebut sama pentingnya dengan ketersediaan ruang belajar. Peralatan yang sesuai dengan kondisi siswa akan membantu menciptakan proses belajar yang lebih aman, nyaman, dan mudah diikuti.
Ia berharap program revitalisasi tidak berhenti pada pembangunan fisik, tetapi dapat dilanjutkan secara bertahap untuk memenuhi kebutuhan sekolah dan peserta didik.
Dengan sarana yang semakin lengkap, SLB Mekar Abadi Palu diharapkan mampu memberikan layanan pendidikan yang lebih baik sekaligus mendukung siswa dalam mengembangkan kemampuan akademik maupun keterampilan mereka.(Ir)
