SLB Negeri 2 Palu Dapat Revitalisasi 783 Juta, Bangun Dua RKB dan Satu Ruang Pembelajaran Khusus

 


PALU. Rekan Rakyat,– Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026 turut menyasar SLB Negeri 2 Palu di Kelurahan Petobo, Kecamatan Palu Selatan. Sekolah tersebut mendapat alokasi anggaran sebesar Rp783.349.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026.

Berdasarkan papan informasi pekerjaan di lokasi, pelaksanaan revitalisasi dilakukan melalui Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP) dengan masa pelaksanaan selama 150 hari kalender.

Kepala SLB Negeri 2 Palu, Nurmawati, mengatakan bantuan tersebut mencakup tiga menu utama, yakni pembangunan dua ruang kelas baru (RKB) dan satu ruang pembelajaran khusus (RPK).

“Ini kami hanya mendapatkan tiga menu saja, dua RKB dan satu ruang pembelajaran khusus,” kata Nurmawati saat ditemui di SLB Negeri 2 Palu, Senin (14/9/2026).

Ia menjelaskan, anggaran revitalisasi tidak hanya diarahkan untuk pembangunan fisik, tetapi juga mencakup sejumlah kebutuhan pendukung pembelajaran, termasuk aksesibilitas dan meubelair.

“Sudah masuk semua, aksesibilitas, meubelair,” jelasnya.

Nurmawati menyebutkan pekerjaan saat ini terus berjalan. Pihak sekolah juga telah mengajukan laporan untuk pencairan tahap berikutnya dan pengajuan tersebut telah mendapat persetujuan.

“Alhamdulillah progres kami sudah masuk pengajuan tahap kedua dan sudah disetujui,” katanya.

Menurut Nurmawati, tambahan ruang pembelajaran menjadi kebutuhan penting bagi SLB Negeri 2 Palu. Meskipun jumlah siswa pada setiap jenjang tidak terlalu banyak, karakteristik peserta didik berkebutuhan khusus membuat sekolah membutuhkan ruang yang lebih memadai dan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran.

“Kalau dilihat dari bangunan mungkin orang sudah menganggap cukup. Tapi kalau dari kami sebagai sekolah berkebutuhan khusus, kami memang masih sangat kurang ruang,” tuturnya.

Ia mengapresiasi dukungan pemerintah melalui program revitalisasi tersebut. Bantuan yang diterima dinilai memberikan dampak positif terhadap pemenuhan sarana pembelajaran di sekolah.

“Alhamdulillah, saya berterima kasih sekali kepada pemerintah karena sudah memberikan bantuan kepada kami. Dengan adanya bantuan seperti ini sangat membantu sekali,” katanya.

Meski mendapat tambahan fasilitas, kebutuhan SLB Negeri 2 Palu belum sepenuhnya terpenuhi. Pihak sekolah masih membutuhkan pembangunan RKB serta penataan lingkungan, termasuk pagar sekolah.

Nurmawati menyebut kebutuhan pagar menjadi perhatian karena sekolah pernah mengalami pencurian. Selain itu, lahan yang masih tersedia dinilai memungkinkan untuk pengembangan fasilitas sekolah pada masa mendatang.

“Kami masih membutuhkan RKB, dengan pagar sekolah di sini rawan pencuri. Lahannya juga masih luas, jadi mudah-mudahan ke depan bantuan ini berkelanjutan,” pungkasnya.(Ir)