PALU.Rekan Rakyat,– Memasuki hari keenam rangkaian Dies Natalis, Senin (11/5/2026), IPMBL Palu-Sulteng menunjukkan kepedulian sosial melalui kegiatan SAPA (Sadar Aksi Peduli Alam). Aksi lingkungan tersebut dipusatkan di Pantai Duva, salah satu kawasan pesisir yang menjadi perhatian karena keindahan alamnya yang perlu dijaga.
Kegiatan ini menjadi salah satu agenda paling krusial karena melibatkan kolaborasi lintas sektor. IPMBL membangun sinergi bersama Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu guna memastikan aksi pembersihan tersebut memberikan dampak nyata bagi ekosistem pesisir. Semangat kolaborasi juga terlihat dengan keterlibatan berbagai lembaga kemahasiswaan yang turut terjun langsung ke lapangan, di antaranya HIMAFPA Papua, HMTG “Tadulako”, HIPMASTAR, HIMADIKIP, HIMAPSOL, MPM Al-Jihad, dan IKMA SIMRA-Palu.
Aksi SAPA di Pantai Duva difokuskan pada kegiatan pembersihan sampah plastik serta edukasi mengenai pentingnya menjaga kelestarian lingkungan pesisir. Kehadiran berbagai lembaga dengan latar belakang keilmuan yang berbeda menciptakan gerakan kolektif yang solid dalam semangat kepedulian terhadap lingkungan.
Ketua Umum IPMBL Palu-Sulteng menjelaskan bahwa pemilihan Pantai Duva sebagai lokasi kegiatan didasari keinginan untuk mengembalikan wajah pantai yang bersih dan nyaman bagi masyarakat.
“Kolaborasi hari ini di Pantai Duva adalah bukti bahwa ketika berbicara tentang lingkungan, tidak ada sekat antarlembaga. Kami menyapa alam dengan aksi nyata,” ungkapnya.
Perwakilan Dinas Lingkungan Hidup Kota Palu yang hadir di lokasi juga memberikan apresiasi atas inisiatif IPMBL Palu-Sulteng. Menurutnya, gerakan yang diinisiasi mahasiswa di ruang publik seperti ini menjadi salah satu motor penggerak dalam menciptakan lingkungan Kota Palu yang lebih asri dan berkelanjutan.
Aksi yang berlangsung sejak pagi hari tersebut tidak hanya berhasil membersihkan area bibir pantai, tetapi juga mempererat silaturahmi antarlembaga mahasiswa di Kota Palu melalui kerja nyata untuk lingkungan.***
