PALU.Rekan Rakyat,– Gubernur Sulawesi Tengah, Anwar Hafid, memimpin Upacara Peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-33 yang digelar di halaman Kantor Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Tengah, Senin (29/6).
Bertindak sebagai inspektur upacara, Gubernur membacakan amanat Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Kepala BKKBN yang menekankan pentingnya memperkuat ketahanan keluarga sebagai fondasi pembangunan bangsa.
Dalam amanat tersebut disampaikan bahwa Hari Keluarga Nasional bukan sekadar peringatan tahunan, tetapi menjadi momentum refleksi bagi seluruh keluarga Indonesia untuk memperkuat perannya sebagai tempat tumbuhnya generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Gubernur menyampaikan bahwa keluarga merupakan benteng pertama dalam menghadapi berbagai tantangan zaman, mulai dari perubahan sosial, perkembangan teknologi digital, hingga tantangan ekonomi. Karena itu, membangun keluarga yang tangguh menjadi bagian penting dalam menyongsong masa depan Indonesia.
Amanat Menteri juga menyoroti pentingnya memanfaatkan bonus demografi yang saat ini dimiliki Indonesia. Jumlah penduduk usia produktif yang besar harus diiringi dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia agar menjadi kekuatan pembangunan, bukan sebaliknya menjadi beban.
"Transformasi kualitas sumber daya manusia dimulai dari keluarga, sejak anak masih berada dalam kandungan hingga proses pengasuhan di rumah," demikian isi amanat yang dibacakan Gubernur.
Dalam pelaksanaan upacara tersebut, Gubernur Anwar Hafid didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Provinsi Sulawesi Tengah, Sry Nirwanti Bahasoan, serta Sekretaris Daerah Provinsi Sulawesi Tengah, Novalina.
Mengusung tema"Ayah Wajib Hadir", peringatan Harganas tahun ini mengajak seluruh keluarga Indonesia untuk memperkuat peran ayah dalam pengasuhan, pendidikan karakter, dan pendampingan anak sebagai bagian dari upaya menciptakan keluarga yang tangguh serta mempersiapkan generasi emas Indonesia 2045.Ir

