‎Program Revitalisasi Hadir di SMP Negeri 5 Dampelas, Perpustakaan dan Lab IPA Menanti Giliran

 



DONGGALA.Rekan Rakyat, – SMP Negeri 5 Dampelas, Kabupaten Donggala, menjadi salah satu sekolah penerima Bantuan Pemerintah Program Revitalisasi Satuan Pendidikan Tahun Anggaran 2026. 

‎Program yang bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) itu mengalokasikan anggaran sebesar Rp639 juta dan dilaksanakan melalui mekanisme swakelola oleh Panitia Pembangunan Satuan Pendidikan (P2SP). Pekerjaan ditargetkan rampung dalam waktu 120 hari kalender, terhitung sejak Mei hingga Agustus.

‎Kepala SMP Negeri 5 Dampelas, Sri Nuryani, mengatakan revitalisasi tersebut mencakup rehabilitasi ruang administrasi, tiga ruang kelas, toilet, serta ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS). Program ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas sarana dan prasarana sekolah sehingga proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih nyaman.

‎Meski demikian, Sri Nuryani menjelaskan ruang UKS sebenarnya tidak masuk dalam daftar bangunan yang mendapat rehabilitasi. 

‎Namun, karena posisinya berdampingan dengan toilet yang direhabilitasi, pihak sekolah bersama tim pelaksana memutuskan untuk memperbaiki ruang tersebut agar kondisi bangunan tetap serasi.

‎"Sebenarnya UKS tidak termasuk yang mendapat rehabilitasi. Namun karena posisinya berdampingan dengan toilet, kalau toiletnya direhabilitasi sementara UKS tidak, tentu kelihatannya kurang baik. Akhirnya sekalian kami rehabilitasi juga agar bangunannya lebih rapi dan serasi," ujarnya saat ditemui di sekolah, Kamis (16/7).

‎Selama proses revitalisasi berlangsung, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan seperti biasa. Pihak sekolah memanfaatkan ruangan yang masih layak digunakan dengan mengalihkan sementara fungsi beberapa ruangan agar aktivitas siswa tidak terganggu.

‎"Pembelajaran tetap berlangsung. Kami memanfaatkan ruang yang masih bisa digunakan, termasuk mengatur kembali fungsi beberapa ruangan selama proses rehabilitasi berjalan," katanya.

‎‎Meski revitalisasi tengah berjalan, ia mengakui masih terdapat sejumlah fasilitas sekolah yang belum tersentuh program bantuan. Di antaranya gedung perpustakaan, laboratorium IPA, beberapa ruang kelas, serta rumah dinas guru yang dibutuhkan untuk menunjang tenaga pendidik yang berasal dari luar wilayah Dampelas.

‎"Kami bersyukur atas program revitalisasi ini, Kami berharap program revitalisasi dapat terus berlanjut ke depannya karena masih ada beberapa gedung yang kondisinya memerlukan perhatian, seperti gedung perpustakaan, laboratorium IPA, dan beberapa ruang kelas. Kami juga masih membutuhkan rumah dinas untuk menunjang para guru yang berasal dari luar daerah," tuturnya.

‎Sri Nuryani menambahkan, bantuan revitalisasi yang diterima tahun ini merupakan perbaikan besar pertama yang diperoleh sekolah setelah lebih dari satu dekade menunggu. Ia menilai masih diperlukan dukungan lanjutan agar gedung perpustakaan, laboratorium IPA, ruang kelas, serta mes guru yang belum masuk dalam program revitalisasi dapat ditangani pada tahap berikutnya.(Ir)