‎Revitalisasi SMP Negeri 20 Sigi Capai 55 Persen, Kepala Sekolah Berharap Penataan Sarana Belajar Terus Berlanjut

 


‎SIGI.Rekan Rakyat,– Program revitalisasi di SMP Negeri 20 Sigi terus menunjukkan perkembangan positif. Hingga akhir Juli 2026, progres pekerjaan telah mencapai sekitar 55 persen dengan fokus pada rehabilitasi ruang administrasi, perpustakaan, serta peningkatan fasilitas sanitasi berupa toilet (WC) siswa.

‎Kepala SMP Negeri 20 Sigi, Hj. Daeng Macinong, S.Pd, mengatakan pekerjaan yang telah rampung meliputi sebagian besar rehabilitasi bangunan, sementara tahap akhir masih difokuskan pada pengecatan dan penyelesaian fasilitas sanitasi.

‎‎"Alhamdulillah progresnya sudah lebih dari 50 persen, sekitar 55 persen. Saat ini tinggal penyelesaian pengecatan dan pembangunan WC siswa," ujarnya saat ditemui disekolah Rabu 29/7.

‎Ia menjelaskan, selama proses revitalisasi berlangsung, aktivitas belajar mengajar tetap berjalan dengan sejumlah penyesuaian. Ruang administrasi untuk sementara dimanfaatkan sebagai ruang komputer agar pelayanan pendidikan tidak terganggu.

‎Menurutnya, ruang komputer sebelumnya belum tersedia secara khusus sehingga berbagai peralatan teknologi informasi masih ditempatkan di ruang administrasi. Setelah revitalisasi selesai, seluruh fasilitas tersebut akan dikembalikan ke fungsi ruang masing-masing.

‎"Kami berharap setelah pekerjaan selesai semua ruangan bisa difungsikan sebagaimana mestinya sehingga pelayanan kepada siswa menjadi lebih maksimal," katanya.

‎Selain rehabilitasi bangunan, Daeng Macinong juga berharap ke depan sekolah mendapat tambahan ruang komputer permanen untuk menunjang pembelajaran berbasis teknologi.

‎Di sisi lain, ia mengungkapkan persoalan keamanan sekolah masih menjadi perhatian. Sebelum pagar sekolah dibangun, lingkungan sekolah beberapa kali menjadi sasaran pencurian, termasuk hilangnya kipas angin dan sejumlah perlengkapan sekolah.

‎Berkat swadaya para guru, pembangunan pagar sekolah kini mulai terealisasi meski masih dilakukan secara bertahap.

‎"Alhamdulillah pagar sudah mulai dibangun sedikit demi sedikit dari sumbangan guru-guru. Harapan kami ke depan pagar bisa diselesaikan sehingga keamanan sekolah lebih terjamin," tuturnya.

‎Ia juga mengakui sekolah masih membutuhkan tenaga penjaga malam. Menurutnya, beberapa penjaga sebelumnya memilih berhenti karena merasa khawatir menjaga sekolah pada malam hari.

‎"Kami berharap ada penjaga yang dapat bertugas pada malam hari agar aset sekolah tetap aman," tambahnya.

‎Daeng Macinong menyampaikan apresiasi kepada pemerintah atas bantuan revitalisasi yang diterima SMP Negeri 20 Sigi. Menurutnya, program tersebut sangat membantu dalam menciptakan lingkungan belajar yang lebih nyaman, aman, dan layak bagi siswa maupun tenaga pendidik.

‎"Alhamdulillah kami sangat bersyukur mendapatkan bantuan revitalisasi ini. Semoga seluruh pekerjaan dapat segera selesai sehingga seluruh fasilitas dapat dimanfaatkan secara optimal untuk mendukung proses belajar mengajar," pungkasnya.(Ir)